Senin, 24 Juli 2017

Review Day 1 Novel Pesantren Impian

"Anak-anak baru mestinya sudah datang. Menurut relawan, situasi saat ini lebih rumit. Kita bahkan punya seorang pembunuh," — Hal 31.
Day 1 (66/289)
.
.
Pesantren Impian, seperti namanya pesantren ini adalah impian bagi mereka yang memiliki harapan membersihkan diri dari masalalu kelam dan memulai hidup baru yang diiringi keridhoan-Nya. Pesantren ini bukan pesantren biasa, pulaunya yang luput dari peta, letaknya yang terpencil, dan semakin menarik lagi para santri di sini adalah santri pilihan yang memiliki masalalu gelap. Mereka yang diundang ke sini tidak sembarangan karena semua targetnya sudah diamati selama satu tahun lamanya oleh para relawan. Kegiatan di pesantren inipun tidak hanya mengaji saja, para santri diajarkan berbagai macam keahlian sebagai penunjang ketika mereka tamat menimba ilmu di pesantren impian ini. Selain itu, para santri di sini pun mulai membiasakan diri dengan kegiatan-kegiatan yang jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali mereka lakukan di kota. Hari demi hari semua kegiatan itu mulai melekat dan menumbuhkan rasa kekeluargaan dalam diri masing-masing. .
.
"Suasana berangsur hening. Sejak tadi memang tak ada yang menyebutkan identitas asli Teungku Budiman. Entah kenapa hal sepenting itu bisa luput dari perhatian."—Hal 23.
.
.
Di awal cerita Bunda Asma memperkenalkan para tokoh utama dengan latar belakang yang beragam. Ada seorang pembunuh, korban pemerkosaan, pecandu sekaligus pengedar narkoba, polisi (?), selain itu sosok misterius "Teungku Budiman" yang menarik para santri untuk menguak identitas aslinya. Pokoknya novel ini banyak banget teka-tekinya 😆, aku juga hampir terkecoh apalagi cari 'si Gadis' yang notebane-nya seorang pembunuh buronan. .
.
Mmm ini review pertama aku, sekedar iseng-iseng sekalian mau meramaikan event baca bareng @readersquad.id. Waktu liat list bukunya, aku baru sadar kalau ternyata dari sepuluh judul tersebut cuman pesantren impian yang aku punya 😧. Sumpah sedih 😞. Tapi, it's ok selama bisa join itu bukan masalah 😆.
#ReaderSquad
#BacaBarengFLPxRS
#PesantrenImpian
#TeamPesantren

#bookstagram #booklover #bookishtalk #reader #bookaddict #reviewer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama :
Pesan & Kesan